Tips Menghadapi Ujian Nasional
Menjelang ujian, siswa harus belajar ekstra ketat. Sukses atau gagalnya ujian yang kamu hadapi tergantung dari persiapan fisik dan mental kamu. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu kamu menghadapi ujian :
Persiapkan Diri Kamu
Jelas bahwa belajar adalah kunci utama menghadapi ujian. Akan lebih baik jika kamu mencicil belajar dari jauh hari sebelumnya dan adakan latihan pra ujian, kamu bisa mengerjakan soal-soal ujian yang ada di buku yang berisi model soal-soal ujian, sehingga kamu lebih siap menghadapi ujian.
Dalam hal ini siswa harus mempunyai gambaran jelas tentang kondisi dirinya. Memahami kekuatan, kemampuan dan kelemahan yang dimiliki, dalam materi pelajaran apa siswa mengalami kesulitan untuk memahaminya. Apabila ada pelajaran yang kurang dimengerti, maka belajarnya harus lebih giat lagi.
Menjaga Kesehatan
Kesehatan merupakan modal utama kamu bisa melakukan segala aktivitas termasuk belajar. Untuk itu siswa hendaknya selalu menjaga kesehatan, sehingga saat ujian tubuh dalam keadaan segar, sehat dan fit. Perhatikan juga waktu tidur jangan sampai kurang, konsumsi makanan yang bergizi, jangan lupa olahraga secara teratur.
Siapkan Peralatan Ujian Dengan Baik Setiap ujian membutuhkan peralatan yang berbeda-beda, misal ujian menggambar berbeda dengan ujian tertulis biasa. Pastikan kamu membawa peralatan yang kamu butuhkan.
Datang Lebih Awal
Datang minimal 15 menit sebelum ujian dilaksanakan, kamu akan punya waktu mempersiapkan mental dan fisikmu. Ini akan membantu kamu lebih berkonsentrasi selama mengerjakan ujian.
Tenang dan Percaya diri
Sebelum mengerjakan soal biasakan untuk berdo’a. Dengan berdo’a kamu akan lebih tenang dan percaya diri.
Jangan tegang
Santailah dalam mengerjakan setiap soal sebab kondisi tegang saat ujian akan merusak konsentrasimu.
Membaca Perintah ujian
Bacalah perintah ujian dengan baik dan tidak terburu-buru, sebab seringkali mengabaikan perintah menjawab soal membuat kamu salah dalam memberi atau memilih jawaban.
Seleksi Soal
Dahulukan soal yang kamu anggap mudah, ini akan membantu kamu dalam efisiensi waktu.
Hati-hati Dalam Mengisi Lembar Jawaban
Untuk soal pilihan ganda abaikan jawaban yang kamu tahu salah, jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahuinya secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai diberlakukan. Untuk soal ujian esai pikirkan dulu jawaban sebelum menjawab, buat kerangka singkat dengan mencatat beberapa ide yang ingin kamu tulis.
Koreksi Kembali Jawaban Soal
Periksa kembali jawaban yang sudah kamu tulis, hingga bila ada kekurangan kamu dapat dengan segera bisa memperbaiki jawaban.
Jangan Terburu-buru
Jangan pernah mengerjakan ujian dengan terburu-buru atau tergesa-gesa, ini bisa menyebabkan jawaban ujian tidak maksimal, kalau sudah selesai mengerjakanpun jangan terburu-buru untuk meninggalkan ruangan, pergunakan sisa waktu untuk memeriksa kembali jawabanmu.
Tutup Dengan Do’a
Sebagaimana kamu berdo’a memulai ujian, berdo’alah juga setelah selesai mengerjakan. Dan ingat manusia hanya bisa berencana, Tuhan jugalah yang menentukan hasilnya.
Semoga apa yang kamu kerjakan benar dan mendapat nilai yang baik. Semoga berhasil dan sukses !
sumber : http://sma-alkhairiyah-jkt.sch.id/
Membaca itu Lezat
Membaca, wuihh… kayak mengangkat karung 1 ton beeeraat banget. Melihat buku aja pengennya tidur, apalagi berdua-duaan dengannya serasa ingin jauh. Boro-boro menyelesaikan satu buku. Selembar saja jari-jemari sudah peal-pegal.
Jujur aja deh … !! Pernah nggak buku pelajaran yang di tumpuk waktu SD sampe kuliah tamat till di end of page? Nasibnya tidak berubah-ubah dari dulu wangi…. sewangi pabrik alias tidak pernah terjamah oleh tangan-tanganmu.
Kalo yang ini banyak deh yang ngerasain, kalau udah kelar ngebaca. At the momment later, try to remain. Nah… lupa nggak? Senyum simpul pramuka tanda iya! Sangat banyak memang yang membaca paling hanya ingat judul itupun kalau lagi di ingat.
“Anak-anak besok kita ujian”, untaian kata seorang guru yang serasa petir menyambar telinga para siswa. Bagaimana kalau lagi bersama, dalam sehari ada tiga ulangan harian. Duh bagaikkan tertimpa pohon durian (bukan buahnya) trus dimarahin sama yang punya> berabe deh, harus membaca semua buku pelajaran. Mana catatan malah lenyap jejaknya tak terdeteksi. Lenyap apa jadi bole basket!!!
Nah… gitu deh kalau lagi bermasalah pada softwarenya saatnya di update biar nggak di serang dengan virus baru yang menyeramkan apalagi sampai memakan semua daya dalam memorimu dan nanti sudah tidak dapat bekerja atau hang forever, ih… serem deh.
Eh! Udah pada tahu nggak? Katanya kalau nggak doyan sama membaca itu akan mengakibatkan dementia atau penyakit lupa ingatan. Terus, kalau nggak ngebaca, wajah seorang biar dia gagah, cantik, handsome and so on, insya Allah nyambungnya jauh apalagi sampe kabelnya pada putus. Ditanya ini binun, ditanya itu musin huh, bloon deh. Coba kalau dia si kutu buku, saya nggak menyebutnya kutu soalnya kalau kutu pikirnya orang negatif, mukanya kasihan banget, penampilannya nggak asyik. Segernya kita sebut dengan reader boys, gitu deh biar agak keren dikit. Kalau ia diserang sama pertanyaan sedayst apapun, ampuh men. Kan updatenya setiap saat. Koneksi aman, lancar dan gesit.
Pengen dong kayak si reader boys, eh lupa kalau yang cewek pakai girls yah! Gimana caranya? Makanya baca! Tuh baca lagi? Ya iyalah, masa sih ada ilmu yang masuk begitu saja tanpa didengar apalagi tidak di baca.
Ok, now seberat apapun buku itu, sepegal apapunjarimu, sekacau apapun perasaanmu! Pokokne kita harus lawan! Serbuuu….. eit perhatikan meja dan kursi dan barang pecah belah. Eh bukan nyerang itu! maksudnya siap-siap kalian akan memasuki dunia lain (wuihh… serem nih) oh bukan …. Ahhh lama banget yah udah deh kita mulai.
Gampang kok!
“We are the perfect man, that has been created by Allah di dunia ini”. Punya mata, kan? Nah itulah modal utama kalau membaca. Kemudian persiapkan meja dan kursi kalau nggak punya melantai aja biar lebih asyik. Mantapkan hati untuk berhadapan dengannya, segala rintangan halangan atau ancaman anggaplah bagian dari proes yang akan memantapkan perjalananmu menyusuri kaki, lereng dan lebah buku yang akan kamu baca. Lihatlah buku yang akan di baca. Masa matanya berkeliaran ke mana-mana! Terus lanjut …
Baiknya gimana?
Setiap orang inginnya lebih baik, kalau ada yang paling lebih ingin lagi. Begitulah dalam membaca. Membaca itu lezat ternyata, kalau kamu paham betul untuk apa membaca. Sama halnya dengan makan, ketika disuguhkan makanan yang lezat, wuihh…. Bukan main tergiurnya hingga air liur menetes tak terkira. Terbayangkan enaknya, tercium aroma wanginya. Kalau membaca sudah seperti ini, wah…. Nggak kebayang deh buku yang kau lahap setiap hari sebanyak apa!
Baik, cara membayangkan buku itu enaknya kayak gini, setiap saat butuh dengannya. Semenit saja tak bertemu bukan main laparnya. Setiap ada cita rasa buku baru, dikejar kemana saja. Kalau kemahalan mending nggak makan sekalian. Uang jajan di tabung untuk mendapatkan makanan yang lebih lezaaat ….
Bagimana gimana? Oh! Sampe lupa gara-gara memikirkan makanan!
Preparing
Di mana-mana yang namanya mau melakukkan sesuatu butuh persiapan, entahlah makan, minum apalagi kalau mau belajar. Ketika hendak minum misalnya Rasulullah menganjurkan untuk mengatur nafas hingga 3 kali. Sama halnya dengan belajar, persiapkanlah dirimu untuk belajar, berpikir sejenak atau mempersiapkan pikiran dan mental.
Berikutnya, kalau kamu senangnya membaca dalam keadaan tenang, hendaknya mencari tempat yang cocok buat kamu. Fresh, jauh dari bau amis, nah ni nih kalau kamar jarang dibersihkan, cucian nuumpuk, kaos kaki bertebaran di mana-mana, sampah bagikan furniture kamu atau jadikan bagian dari hiasan dinding.
Good tasted
Jika di suruh memilih yang enak apa yang tidak ada apanya? Pasti inginnya yang enak-enak. Untuk mulai menambatkan hati dengan membaca, carilah buku-buku yang cocok atau sesuani dengan selera kamu, entah rasa coklat, vanilla hingga strowberi…
Santai aja choii….
Enggak usah berlebihan…, tetaplah dengan keadaan rileks, santai dan nyaman. Jangan memberatkan otak atau pikiran kami dengan keinginan untuk memahami semua isi buku, biasanya dilakukkan dengan membaca lambat yang endingnya hanya sebuah kelelahan. Saat menghadapi kata-kata yang begitu sulit untuk di cerna lewat saja. Kalau perlu catat hingga nanti kamu sempat untuk mendapatkan maksudnya.
Knowing is not understanding
Mempersulit diri untuk mengetahui semua isi buku yang kamu baca adalah pekerjaan yang hanya akan mengakibatkan kelelahan. Hendaknya membaca untuk memahami apa maksud, keinginan, tujuan buku itu. Daftar isi buku dapat membantu kamu untuk menyelami isi buku. Dan beberapa kata kunci yang lebih memudahkan.
Sumber :
Belajar itu mak nyuss!
PDF bisa di download Di sini


